Jakarta Design Center (JDC)

Jakarta Design Center adalah sebuah wadah untuk menampung karya-karya arsitektur. tempat kerjasama diantara konsumen, produsen dan para profesional bidang arsitektur disamping itu juga dapat meningkatkan kualitas produk dalam negeri.

Jakarta Design Center yang mulai beroperasi pada pertengahan bulan Maret 1990 merupakan suatu gedung pusat pelayanan desain terpadu yang juga merupakan sebuah sentra spesifik baru di Jakarta ataupun di Indonesia. Gedung Design Center pertama di Indonesia ini dimaksudkan sebagai pusat informasi mengenai produk interior dan arsitektur dalam bentuk visual dan tiga dimensi, baik untuk perancang maupun untuk masyarakat umum. Sebagai pusat pelayanan desain terpadu, Jakarta Design Center menyajikan kepada perancang maupun masyarakat untuk melihat langsung semua elemen bangunan dan interior secara lengkap dalam skala sesungguhnya sehingga tidak perlu membuang waktu untuk mencari informasi produk yang letaknya berjauhan.

Lokasi Jakarta Design Center sangat strategis yaitu di Jl. Jendral Gatot Subroto. Pemilihan lokasi ini berdasarkan letaknya yang mudah dicapai dari arah manapun sehingga sangat mendukung fungsinya sebagai pusat informasi interior dan arsitektur.Jakarta Design Center ini terletak pada lahan seluas 1,4 Ha dan terletak pada jalur yang teramat padat dan juga bukan pada daerah terpencil.

Ruang Dalam Jakarta Design Center

Jakarta Design Centre mempunyai total bangunan sekitar 24.000 meter persegi. Gedung ini memang dimaksudkan untuk melayani para desainer atau perancang interior dan arsitektur ini juga memamerkan produk-produk interior dan arsitektur.

Pada gedung ini terdapat atrium sebagai ruang terbuka yang menerus dari lantai dasar sampai lantai enam. Atrium disini mempunyai peranan yang cukup penting yang dapat digunakan sebagai sarana kontak visual lantai.

Eskalator sebagai alat transportasi vertikal terdapat pada atrium. Lubang atrium yang seluas kurang lebih 155 meter persegi berfungsi juga sebagai pusat orientasi ruang dalam, sehingga memudahkan orientasi ruang dalam, sehingga memudahkan orientasi pengunjung yangs edang memperhatikan obyek yang dipamerkan. Dengan demikian kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung dapat tercapai. Selain itu untuk menunjang kenyamanan pengunjung dibuat koridor dengan ukuran yang cukup lebar, kurang lebih 5 meter. Secara umum fungsi bangunan Jakarta Design Centre ini adalah tempat pameran. Pembagian fungsi dan aktifitas dalam bangunan design centre ini dibuat dari lantai ke lantai.

Tampilan fisik Jakarta Design Center

Gedung Jakarta Design Centre memiliki bentuk massa bagunan segi empat. Diantara bentuk-bentuk yang ada, segi empat memang merupakan suatu bentuk yang memiliki fleksibilitas tinggi, sehingga untuk bangunan design centre yang memerlukan fleksibilitas yang tinggi maka bentuk segi empatlah yang dipilih.

Tampilan fisik bagunan Jakarta Design Centre merupakan bentuk segi empat dengan penampilan eksterior masif yang secara keseluruhan disebut clear architecture. Bentuk yang demikian diharapkan dapat diterima oleh semua generasi, sehingga usia desain dapat bertahan sampai 100 tahun.
Bentuk segi empat masif muncul akibat orientasi bangunan yang mengarah ke dalam. Ruang-ruang pamer selalu dilihat dari dalam bangunan, sehingga tidak perlu adanya bukaan pada fasada. Hal demikian ini lebih mendukung obyek yang dipamerkan agar lebih jelas dan terfokus bila tidak ada bukaan kaca pada dinding luarnya. Supaya tampilan luar bangunan tidak terlalu masif, maka dibuat pada keempat sudut segi empat. Bukaan kaca pada keempat sudut tersebut selain berfungsi sebagai bukaan juga difungsikan sebagai tempat tangga darurat.

Refrensi : j-d-c
thumbnail
Judul: Jakarta Design Center (JDC)
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Arsitektur, News :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz Publisher Free Template